Senam yoga untuk Ibu hamil, Apa sih manfaatnya?

Buat ibu hamil, menginjak usia 20 minggu biasanya sudah merasakan perubahan badan dan banyak keluhan-keluhan yang dirasakan. Selain perut semakin membesar, berat badan ibu hamil juga akan semakin bertambah. Namun tenang ya buk, tetaplah beraktivitas seperti biasanya saja. Ada begitu banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan dari berlatih Prenatal Yoga atau Yoga Hamil, namun pastikan bila ini kali pertama Anda berlatih yoga dan merasa kelelahan saat mencobanya, jangan lupa untuk rehat sejenak di sela-sela latihan Anda. Tak perlu terburu-buru saat berlatih, karena dalam berlatih yoga yang terpenting adalah Anda merasa nyaman dan rileks sesaat dan sesudah berlatih, sehingga manfaat yoga di kala hamil akan terasa.

Senam Yoga Hamil atau Prenatal Yoga by SS37

Apa saja Manfaat utama dari senam yoga hamil atau prenatal yoga?

  1. Kualitas Tidur Jadi Lebih Baik.
    Perut semakin besar, pinggang pegal, kaki pegal, dan belum lagi dada merasakan kesulitan nafas kalau malam hari. Dengan melakukan rutin gerakan yoga dan senam hamil yang ringan setiap hari, membuat badan menjadi rileks dan kualitas tidur malam menjadi makin baik. Karena sering banget ibu hamil kalau malam hari susah tidur karena badan pegal semuanya. Nah setelah rutin yoga dan senam hamil, tidur malam jadi nyenyak dan bangun tidur lebih fresh.
  2. Belajar Teknik Pernapasan Lebih Baik.
    Mengapa teknik pernapasan sangat penting di kala Anda berbadan dua? Berlatih teknik pernapasan akan memberikan efek baik tak hanya bagi fisik namun juga bagi mental Anda. Di masa kehamilan, sering kali perubahan hormon yang terjadi tidak hanya mempengaruhi diri Anda secara fisik namun juga membuat emosi atau mood Anda naik turun tanpa alasan. Atau, Anda merasakan kekhawatiran yang berlebihan dan terkadang membuat pasangan Anda kebingungan.
  3. Mengendurkan Otot Kaki.
    Semakin sering gerak dan melakukan gerakan yoga dan senam hamil, otot yang kaku akan jadi kendor. Hal ini untuk mempersiapkan persalinan nanti, sehingga otot pada kaki bisa rileks saat mengejan nanti.
  4. Menjalin Ikatan Mendalam Dengan Jabang Bayi.
    Saat berlatih yoga hamil, banyak sekali gerakan yang membuat bayi merasa nyaman, dan sering kali juga instruktur mengajarkan cara-cara berkomunikasi dengan bayi, misal mengusap perut sebelum memulai yoga dan meminta Anda memberitahukan bayi Anda bahwa Anda dan jabang bayi akan bergerak bersama. Hal ini membuat Anda merasa lebih nyaman saat berlatih dan juga membuat Anda lebih terbiasa berkomunikasi dengan bayi Anda.
  5. Mengurangi Keluhan.
    Selama hamil, dari ujung kepala hingga ujung kaki dikeluhkan semuanya, yang pegel yang sakit yang capek lah. Dengan mengikuti gerakan yoga dan senam hamil, sedikit demi sedikit keluhan pegel dan sakit yang dirasakan ibu hamil akan berkurang. Gak langsung sehari hilang sih, harus rutin agar otot lentur dan gak kaku.

Aturan Senam Yoga untuk Ibu Hamil

Waktu paling tepat untuk memulai yoga ibu hamil adalah pada kehamilan trimester kedua atau 14 minggu ke atas. Meski ada beberapa gerakan yoga yang lembut dan aman dilakukan di trisemester pertama ibu hamil terutama yang belum pernah mencoba yoga sebelumnya disarankan menunggu sampai trimester kedua.

Dalam melakukan yoga ibu hamil, perhatikan hal-hal berikut :

  • Lakukan yoga ibu hamil sambil didampingi Instruktur. Mulailah dengan perlahan dan lembut, yaitu dengan berlatih pernapasan perut.
  • Ambil napas dalam secara perlahan melalui hidung hingga udara memenuhi perut, lalu buang perlahan dari hidung. Latihan pernapasan ini mampu mengurangi rasa nyeri dan membuat ibu hamil bisa tetap tenang saat melahirkan nantinya.
  • Gerakan yoga ibu hamil didesain untuk meregangkan, bukan menegangkan otot. Namun ingat, hindari pose yang meregangkan otot secara berlebihan, terutama otot perut. Jika merasa tidak nyaman atau nyeri, segera hentikan latihan.
  • Hindari posisi berbaring telentang terlalu lama. Berbaring telentang dapat memberi tekanan pada pembuluh darah besar di perut dan mengurangi aliran darah ke rahim. Posisi ini juga bisa membuat ibu hamil merasa pusing, sesak napas, dan mual.
  • Jika merasa kepanasan, mual, dehidrasi, sakit perut, keluar cairan atau darah dari vagina, segera hentikan latihan.
  • Yoga ibu hamil dianjurkan untuk dilakukan 3-5 kali per minggu selama 30 menit. Berlatih setiap hari juga diperbolehkan, asalkan tidak berlebihan.

Selalu sediakan air minum saat berolahraga, hindari latihan yang berlebihan, dan jangan memaksakan diri. Jika sudah merasa sulit bernapas atau berbicara saat melakukan yoga ibu hamil atau olahraga lain, itu tandanya latihan yang dilakukan sudah terlalu berat, jadi segeralah berhenti dan beristirahat.

Mengingat kondisi setiap ibu hamil tidak sama, sebaiknya konsultasikan terlebih dulu pada dokter kandungan Anda sebelum memutuskan untuk ikut kelas yoga ibu hamil. Untuk ibu hamil yang memiliki riwayat keguguran atau komplikasi pada kehamilan, dokter mungkin akan menyarankan pilihan olahraga lain.

Salam Sehat !!!

WhatsApp chat